Teman Yang Baik Adalah Karunia

Karunia Dari Allah Subhanahu Wata'ala :

Ketika kita berbicara dan atau bertanya tentang karunia dari Allah Subhanahu Wata'ala tentunya kita akan banyak sekali menemukan jawaban serta pendapat dan pandangan yang bermacam - macam dari setiap orang. Satu orang akan berpendapat dan berpandangan atau memiliki sebuah argumen tentang karunia dari Allah Subhanahu Wata'ala berupa materi , kesehatan , ilmu yang manfaat , kemenangan , petunjuk dan orang lain akan memiliki pendapat yang berlainan yang Insya Allah kesemuanya adalah merupakan karunia dari Allah Subhanahu Wata'ala yang patut untuk disyukuri.


Satu diantara sekian banyak karunia dari Allah Subhanahu Wata'ala yang hendaknyalah kita fahami betul dan kita terapkan dalam kehidupan sehari - hari adalah teman yang baik, yang selalu mengarahkan kita kepada hal - hal yang baik dan menjalankan kebaikan.

Mencari teman adalah salah satu hal penting yang turut menghantarkan kita apakah nantinya dalam kehidupan ini kita menjadi orang orang yang diberi anugerah oleh Allah Subhanahu Wata'ala atau kita mendapat siksa dari Allah Subhanahu Wata'ala.

Telah banyak dijelaskan dalam Al Quran bahwasanya hendaknyalah kita pandai - pandai mencari teman dan memilih diantara mereka siapakah yang hendaknya kita jadikan teman akrab, agar nantinya kita dapat menjalani kehidupan ini sesuai dengan petunjuk dan jalan yang di Ridhoi oleh Nya dan tidak mendapatkan siksaan dari Nya sebagaimana dijelaskan dalam banyak Firman Nya.

Wallahu A'lam

Do'a / Istighfar Para Nabi


Do'a / Istighfar Para Nabi

Nabi Adam :
"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi"

Nabi Nuh : 
Nuh berkata: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui hakekatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi." 

Untuk lebih jelas dan lengkap lihat gambar diatas

Wallpaper Doa Sayyidul Istighfar

Wallpaper Atau Gambar Doa Sayyidul Istighfar



SAYYIDUL ISTIGHFAR

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي, لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي, وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اِسْتَطَعْتُ, أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي, فَاغْفِرْ لِي; فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ اَلذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

(Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa Anta )

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Kapan membacanya?

"Barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu pagi lalu ia meninggal sebelum masuk waktu sore, maka ia termasuk ahli Surga. Dan barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu sore lalu ia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk ahli Surga." [HR. Al-Bukhari no.6306, 6323, Ahmad IV / 122-125, an-Nasa-i VIII / 279-280].

Sayyidul Istighfar

Sayyidul Istighfar Adalah merupakan salah satu diantara sekian banyak doa atau dzikir yang bisa kita istiqomahkan untuk membacanya , dan bacaan istighfar ini mempunyai banyak sekali manfaat dan merupakan do'a / bacaan istighfar yang paling utama.

Sayyidina Jabir menjelaskan: Rasulullah saw, bersabda: “Pelajarilah dengan baik istighfar utama (Sayyidul istighfar) dan amalkanlah” Nabi Muhammad Shalallahu 'alahi wa Sallam menamainya sebagai Sayyidul Istighfar (penghulu istighfar atau raja istighfar) yagn mana dari Makna sayyid ini kita dapatkan pengertian yang kurang lebih berarti seseorang yang melebihi kaumnya dalam hal kebaikan dan yang berkedudukan tinggi dikalangan mereka, makna yang demikian itulah yang kemudian disematkan kepada Bacaan Istighfar ini karena do'a atau bacaan ini melebihi seluruh bentuk istighfar dalam hal keutamaan dan lebih tinggi dalam hal kedudukan.

Berikut adalah Bacaan dari Sayyidul Istighfar yang kami sajikan dalam bentuk gambar dan tertulis 
  
“Allaahumma anta rabbii laa ilaa ha’illaa anta khalaqtanii wa ana abduka wa anaa alaa ahdika, wawa’dika mastatha‘tu a uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu ‘ulaka bini’matika alayya wa abuu ‘ubizdanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudzunuu ba illaa anta”

Artinya (dalam bahasa indonesianya)  “Ya Allah Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang patut disembah hanya Engkau yang menjadikan aku. Aku hambaMu dan aku dalam genggamanMu, aku dalam perjanjian beriman dan berta’at kepadaMu sekedar kesanggupan yang ada padaku. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui atas dosaku, aku mohon keampunanMu, tidaklah ada yang dapat mengampuni dosa seseorang, hanya Engkaulah hai Tuhanku.”